Functional Location

Functional Location merupakan master data / technical objects yang menggambarkan suatu tempat / area / lokasi dimana aktivitas pemeliharaan dilakukan, dan nantinya dapat ditempatkan/dipasang suatu equipment. Secara lebih spesifik fungsi functional location di SAP antara lain untuk:

  • Menggambarkan sistem atau struktur operasional yang ada di perusahaan berdasarkan fungsinya
  • Menelusuri biaya dari aktifitas maintenance per lokasi
  • Mengumpulkan data teknis setiap lokasi untuk evaluasi
  • Menelusuri dimana equipment terpasang
  • Analisis pengaruh kondisi lokasi terhadap kerusakan equipment yang di-install.

Setiap Functional location dikelola secara independen di dalam sistem, sehingga kita bisa:

  • Mengelola data individu dari perspektif pemeliharaan
  • Melakukan kegiatan pemeliharaan individu
  • Mencatat kegiatan pemeliharaan yang dilakukan
  • Mengumpulkan dan mengevaluasi data selama periode waktu yang panjang

SAP Menu Path :

SAP Menu → Logistics → Plant Maintenance → Management of Technical Objects → Functional Location


Pertimbangan Implementasi

Functional Location harus di lakukan pencatatan master data nya jika:

  • Mewakili sistem atau struktur operasional dalam perusahaan sesuai dengan fungsi
  • Kegiatan pemeliharaan (dalam arti luas) yang akan dilakukan untuk masing-masing area dari sistem atau struktur operasional
  • Catatan untuk disimpan dari kegiatan pemeliharaan yang dilakukan untuk masing-masing area dari sistem atau struktur operasional
  • Data teknis untuk dikumpulkan dan dievaluasi selama jangka waktu lama untuk masing-masing area dari sistem atau struktur operasional
  • Biaya kegiatan pemeliharaan dipantau untuk aera masing-masing dari sistem atau struktur operasional
  • Ingin melakukan analisis tentang pengaruh kondisi penggunaan pada kerentanan kerusakan dari equipment yang dipasang
  • Membutuhkan pandangan yang berbeda dari struktur lokasi (misalnya, prosedur teknis dan pengukuran / kontrol teknik)

Features

 

  • Struktur hirarki dari functional location memungkinkan kita untuk memelihara data secara terpusat yang ada di tingkat yang lebih tinggi untuk semua tingkat yang terletak di bawah (transfer data hirarki)
  • Menampilkan objek dari seluruh sistem teknis menggunakan berbagai tampilan struktur
  • Membuat functional location dan reference locations lebih cepat dengan menggunakan list editing, dibandingkan membuat secara individu
  • Menetapkan beberapa label untuk setiap functional locations. Kita dapat menentukan label yang paling sering digunakan sebagai primary label dan yang lainnya sebagai alternative label. Fungsi ini digunakan jika tampilan yang berbeda dari struktur Functional location diperlukan. (User tertentu kemudian mengidentifikasi functional location dalam tampilan prosedur teknis atau labeling system 1 menggunakan label A, sementara user lain mengidentifikasi functional location yang sama dalam tampilan pengukuran / kontrol teknik atau labeling system 2 menggunakan label B.)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s